PENYAKIT KANKER RAHIM
OLEH
:
EVIN DESMAWAN
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS HALUOLEO
KENDARI
2013
PENYAKIT
KANKER RAHIM
Definisi
:
Kanker Rahim adalah tumor ganas pada
endometrium (lapisan Rahim). Kanker
Rahim biasanya terjadi setelah masa menopause
, paling sering menyerang wanita berusia 50-60 tahun. Kanker bias menyebar
(metastase) secara local maupun ke berbagai bagian tubuh (misalnya, kanalis servikalis, tuba falopii, ovarium,
daerah di sekitar Rahim, system getah bening atau ke bagian tubuh lainnya
melalui pembuluh darah).
Penyebab
:
Penyebab yang pasti tidak diketahui,
tetapi tanpaknya penyakit ini melibatkan peningkatan kadar estrogen. Salah satu fungsi estrogen
yang normal adalah meransang pembentukan lapisan epitel pada Rahim. Sejumlah besar estrogen yang disuntikkan kepada hewan percobaan di laboratorium
menyebabkan hiperlasia endometrium
dan kanker.
Wanita yang menderita kanker Rahim
tampaknya memilki factor resiko tertentu. (Faktor resiko adalah sesuatu yang
menyebabkan bertambahnya kemungkinan seseorang untuk menderita suatu penyakit).
Wanita yang memiliki factor resiko tidak selalu menderita kanker Rahim,
sebaliknya banyak penderita kanker Rahim yang tidak memiliki factor resiko.
Kadang tidak dapat dijelaskan mengapa seorang wanita menderita kanker Rahim
sedangkan wanita lainnya tidak.
Penelitian telah
menemukan beberapa factor resiko pada kanker Rahim :
Ø
Usia
kanker uterus terutama menyerang wanita berusia 50 tahun keatas.
Ø
Hiperplasia Endometrium
Ø
Obesitas tubuh membuat sebagian estrogen
di dalam jaringan lemak sehingga wanita yang gemuk memiliki kadar estrogen yang
lebih tinggi. Tingginya kadar estrogen merupakan penyebab meningkatnya resiko
kanker Rahim apada wanita obes.
Ø
Diabetes (Kencing Manis)
Ø
Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi).
Diagnosa
:
Diagnosis
ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan berikut: Pemeriksaan
panggul, pap smear, USG transvagina, biopsy endometrium, Pemeriksaan Darah lengkap, pemeriksaan air
kemih, CT scan tulang dan hati, dan rontgen dada.
Gejala
:
·
Pendarahan
Rahim Yang Abnormal,Siklus Menstruasi Yang Abnormal, Pendarahan diantara 2
siklus menstruasi dan Pendarahan Vagina
atau spotting pada wanita pasca menopause.
·
Pendaran
yang sangat lama, berat dan sering (pada wanita berusia diatas 40 tahun)
·
Nyeri
perut bagian bawah atau kram panggul, Nyeri ketika melakukan hubungan seksual
dan Keluar cairan putih yang encer atau jernih (Pada wanita Pasca menopause )
Pengobatan
:
Metode Pengobatan :
Ø
Pembedahan
kebanyakan penderita akan menjalani histerekromi
(Pengangkatan Rahim). Kedua tuba falopii dan
ovarium juga diangkat karena sel-sel
tumor bisa menyebar ke ovarium dan sel-sel kanker dorman (tidak aktif) yang mungkin tertinggal .
Ø
Terapi
penyinaran digunakan sinar berenergi tinggi untuk membunuh sel-sel kanker.
Terapi penyinaran merupakan terapi local, hanya menyerang di daerah yg
disinari.
Ø
Kemoterapi, pada terapi hormonal digunakan
zat yang mampu mencegah sampainya hormone ke sel kanker dan mencegah pemakaian
hormone oleh sel kanker.
Pencegahan:
·
Setiap
Wanita sebaiknya menjalani pemeriksaan panggul dan Pap smear secara rutin,
untuk menemukan tanda-tanda pertumbuhan yang abnormal.
·
Wanita
yang memiliki factor resiko kanker Rahim sebaiknya lebih sering menjalani
pemeriksaan panggul dan tes penyaringan (termasuk biopsy endometrium).
Sumber:
http://www.widjiume.com/2013/05/ciri-ciri-gejala-penyebab-dan.html
http://www.deherba.com/pengobatan-kanker-rahim.html