Rabu, 21 Agustus 2013

Penyakit Kanker Rahim

PENYAKIT KANKER RAHIM




OLEH :
EVIN DESMAWAN



FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS HALUOLEO
KENDARI
2013

PENYAKIT KANKER RAHIM
Definisi :
            Kanker Rahim adalah tumor ganas pada endometrium (lapisan Rahim). Kanker Rahim biasanya terjadi setelah masa menopause , paling sering menyerang wanita berusia 50-60 tahun. Kanker bias menyebar (metastase) secara local maupun ke berbagai bagian tubuh (misalnya, kanalis servikalis, tuba falopii, ovarium, daerah di sekitar Rahim, system getah bening atau ke bagian tubuh lainnya melalui pembuluh darah).
Penyebab :
            Penyebab yang pasti tidak diketahui, tetapi tanpaknya penyakit ini melibatkan peningkatan kadar estrogen. Salah satu fungsi estrogen yang normal adalah meransang pembentukan lapisan epitel pada Rahim. Sejumlah besar estrogen yang disuntikkan kepada hewan percobaan di laboratorium menyebabkan hiperlasia endometrium dan kanker.
            Wanita yang menderita kanker Rahim tampaknya memilki factor resiko tertentu. (Faktor resiko adalah sesuatu yang menyebabkan bertambahnya kemungkinan seseorang untuk menderita suatu penyakit). Wanita yang memiliki factor resiko tidak selalu menderita kanker Rahim, sebaliknya banyak penderita kanker Rahim yang tidak memiliki factor resiko. Kadang tidak dapat dijelaskan mengapa seorang wanita menderita kanker Rahim sedangkan wanita lainnya tidak.
Penelitian telah menemukan beberapa factor resiko pada kanker Rahim :
Ø  Usia kanker uterus terutama menyerang wanita berusia 50 tahun keatas.
Ø  Hiperplasia Endometrium
Ø  Obesitas tubuh membuat sebagian estrogen di dalam jaringan lemak sehingga wanita yang gemuk memiliki kadar estrogen yang lebih tinggi. Tingginya kadar estrogen merupakan penyebab meningkatnya resiko kanker Rahim apada wanita obes.
Ø  Diabetes (Kencing Manis)
Ø  Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi).
Diagnosa :
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan berikut: Pemeriksaan panggul, pap smear, USG transvagina, biopsy endometrium, Pemeriksaan Darah lengkap, pemeriksaan air kemih, CT scan tulang dan hati, dan rontgen dada.
Gejala :
·         Pendarahan Rahim Yang Abnormal,Siklus Menstruasi Yang Abnormal, Pendarahan diantara 2 siklus menstruasi dan  Pendarahan Vagina atau spotting pada wanita pasca menopause.
·         Pendaran yang sangat lama, berat dan sering (pada wanita berusia diatas 40 tahun)
·         Nyeri perut bagian bawah atau kram panggul, Nyeri ketika melakukan hubungan seksual dan Keluar cairan putih yang encer atau jernih (Pada wanita Pasca menopause )

Pengobatan :
Metode Pengobatan :
Ø  Pembedahan kebanyakan penderita akan menjalani histerekromi (Pengangkatan Rahim). Kedua tuba falopii dan ovarium juga diangkat karena sel-sel tumor bisa menyebar ke ovarium dan sel-sel kanker dorman (tidak aktif) yang mungkin tertinggal .
Ø  Terapi penyinaran digunakan sinar berenergi tinggi untuk membunuh sel-sel kanker. Terapi penyinaran merupakan terapi local, hanya menyerang di daerah yg disinari.
Ø  Kemoterapi, pada terapi hormonal digunakan zat yang mampu mencegah sampainya hormone ke sel kanker dan mencegah pemakaian hormone oleh sel kanker.
Pencegahan:
·         Setiap Wanita sebaiknya menjalani pemeriksaan panggul dan Pap smear secara rutin, untuk menemukan tanda-tanda pertumbuhan yang abnormal.
·         Wanita yang memiliki factor resiko kanker Rahim sebaiknya lebih sering menjalani pemeriksaan panggul dan tes penyaringan (termasuk biopsy endometrium).
Sumber:
http://www.widjiume.com/2013/05/ciri-ciri-gejala-penyebab-dan.html
http://www.deherba.com/pengobatan-kanker-rahim.html



Tidak ada komentar:

Posting Komentar